The Lippo Way ! By John[12]The End

The Lippo Way ! By John[12]The End



<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">
Prakata & Penutup
Ini adalah artikel terakhir dari 11(sebelas) siri
The Lippo Way!By John sebelumnya.Semoga bermanfaat dan Anda terhibur hendaknya.

Tujuan saya sharing kisah panjang perusahaan Lippo Group dan para pemiliknya tercatat
Mochtar Riady, James Riady(anak) yang ditulis oleh penulis 'nickname' John,bukan sekadar sharing begitu saja,tapi ada maksud tersirat saya,agar Anda pembaca dan pengunjung setia blog ini boleh mengambil iktibar dan tauladan mana yang baik dan buruknya.

Hanya kepada Allah Ta'ala kita berserah dan berlindung dari manusia-manusia durjana yang hanya pentingkan kehidupan duniawi tanpa mengira dosa dan pahala.Sesungguhnya segala perbuatan kita didunia ini akan dipertanggung-jawabkan dihadapan Allah Rabbul Jalil Yang Maha Adil dalam perhitungan hisabnya di akhirat nantinya.


Juga kepada keluarga yang menjadi mangsa yang tercatat dalam kisah ini,saya mohon ampun dan maaf,sekiranya dengan terbitnya artikel ini membuat Anda sekeluarga bersedih hati kembali.Percayalah kepada Allah SWT bahwasanya orang yang Anda sayangi yang menjadi korban tersebut InsyaAllah,mendapat ampunan dari Allah Ta'ala atas dosa-dosanya dan dimasukkan kedalam syurga bersama orang-orang yang shaleh yang diredhaiNYA.Aamin Ya,Rabbal'Alamin.

Mari kita lanjutkan kisah siri terakhir untuk bab ini,
BACA The Lippo Way !By John,Cara Sukses ala Lippo[1]

<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">
Hendro Setiawan.
Pendiri dari Bank Pikko ini dibunuh juga oleh James.Karena dianggap pengkhianat.Pada pertengahan 2000an,
Hendro Setiawan dan James Riyadi bersekutu untuk menguasai seluruh Mall‐mall di Indonesia, kemudian menjualnya kepada REITs di Singapore.

Konon, pada saat dia membeli Mall‐mall itu,
Hendro melakukan mark-up harga tanpa membagi James. James sangat marah dan diapun diserang dengan dibuat seolah terkena stroke dan disiksa dengan membiarkannya hidup tanpa bisa bergerak sedikitpun, sebelum akhirnya meninggal.

<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">
Hari Darmawan.
Kita tentu mengenal pak Hari sang pendiri Matahari. Beliau adalah satu dari sedikit orang yang selamat dari serangan James. Dia mulai diserang pada pertengahan 90an agar supaya Matahari Dept Store bisa di take over.
Konon, pak Hari memiliki badan yang cukup kuat. Maka itu serangan diarahkan ke istrinya dan berhasil membuatnya jadi gila. Kegilaan ini menjadi beban berat bagi pak Hari dan akhirnya beliau berhasil dijebak untuk melepas Matahari Dept Store.
Tapi kini dia sudah merelakannya dan kelihatannya sudah memulai hidup yang baru.

BACA JUGA The Lippo Way !By John,Case of Matahari Department Store
<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">
Peter Sondakh.
Bos dari Rajawali Grup ini juga diserang.
Alasannya saya tidak tahu. Kemungkinan besar, beliau berbisnis dengan Lippo atau ada suatu aset miliknya yang diincar oleh Lippo atau ada perusahaan beliau yang menjadi pesaing dari Lippo.

Tapi serangan gelap yang menyerang Pak Peter ini bukan bertujuan membunuh,melainkan membuatnya menjadi paranoid. Akibatnya beliau tidak mampu mengelola bisnis dengan benar.
<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">
BACA JUGA The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS
Trihatma Haliman
Beliau adalah bos dari Agung Podomoro Group. Perusahaan property yang bisa dibilang nomor 1 di Indonesia.

Sudah beberapa waktu belakangan ini, saya mendengar dari kawan saya di Agung Podomoro, bahwa James senantiasa bertamu pada Trihatma, dan terus berusaha membujuknya berbisnis bersama.

Sambil bujuk rayu dilancarkan, James mengutus serangan gelap, yang membuat pak Tri jadi sakit‐sakitan. Kemungkinan besar,dia akan dibunuh, kemudian ahli warisnya yang berduka akan dipengaruhi untuk menjual bisnis mereka.

Terlepas dari para korban ini, masih banyak lagi korban lain yang tidak terlacak atau tidak ada fotonya seperti Maria Korompis.

Sekarang saya akan membawa Anda kepada pertanyaan selanjutnya.
Cara apa yang Lippo gunakan terhadap orang‐orang ini ? Sebelum saya jawab, mari kita perhatikan foto kedua pelakunya.

<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">
Photo bawah adalah James Riady, dan kanan adalah Mochtar Riady.
Jika anda adalah orang indigo, praktisi Reiki, praktisi Pranic Healing, atau orang yang diberikan karunia oleh Allah SWT, untuk mampu berkomunikasi dengan alam gaib, maka Anda akan langsung tahu.
Ya, semua korban itu celaka kerana ilmu santet.Keluarga Riady yang sangat saleh itu adalah praktisi santet, dengan Billy Sindoro sebagai orang tukang suruhannya.

Jika anda bermasalah dengan Lippo atau dianggap penghalang bagi rencana mereka, Percayalah anda akan disantet.!!
Ini adalah hal yang sangat sulit dipercaya terutama bagi kalangan Kristiani yang beriman. Semua diserahkan pada kuasa Yesus.

Tapi kalian bukan Yesus. Dan banyak orang‐orang yang jadi korbannya adalah penganut Kristian puritan yang sangat taat.

Anda boleh tidak percaya saya, tapi saya sarankan anda uji apa yang tertulis ini pada orang‐orang yang memiliki karunia-anugerah berkomunikasi dengan dunia lain, Indigo atau praktisi Prana dan Reiki yang mencapai tingkatan cukup.

<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">
BAB 8.
TUMBAL
Menyambung bab 7. Saya menemukan bahwa pada suatu waktu di zaman dahulu, Mochtar Riady pernah menjual jiwanya ke pesugihan gunung Kawi.


Mochtar meminta kekayaan, dan ketenaran. Sebagai imbalannya roh pemberi kekayaan itu meminta tumbal tiap tahunnya dan sebagai bukti komitmen, sang iblis meminta tumbal pertamanya adalah Andrew Riady yang merupakan anak pertama dari Mochtar Riady. Tapi dibilang tumbal mungkin kurang tepat. Lebih tepat disebut digadaikan jiwanya pada syaitan.
Inilah sebabnya kenapa Andrew menjadi pesakitan dengan sifat buruk yang parah di keluarga Lippo. Dan tidak hanya Andrew, dia menggadaikan jiwa seluruh keluarganya, sampai ke anak cucunya. Bahkan pasangan hidup mereka.


Dengan kata lain, saat mereka meninggal nantinya, semua harus ikut Mochtar menjadi hamba bagi iblis itu.
Pertanyaannya, kenapa keluarga yang lain tidak sekacau Andrew ? Konon menurut nara-sumber saya yang juga seorang pendoa Kristian, efek dari jiwa pertama yang digadaikan ini jauh lebih hebat kerana dia(Andrew) adalah hidangan pertama dari si Iblis yang lapar itu. Sedangkan yang lainnya tidak begitu terdampak, kerana iblis junjungan Mochtar sudah menerima makanan Tumbal.

Sekali lagi jangan percaya saya.! Buktikan dengan menunjukan foto dari Mochtar Riady dan semua keluarganya pada pakar Reiki atau Pranic Healing atau Indigo atau orang yang memiliki karunia Allah SWT untuk berkomunikasi dengan dunia lain.

Sedangkan Tumbal, adalah mereka yang harus dibunuh dan dikorbankan pada iblis setiap tahunnya untuk menjadi makanan si iblis.

Tumbal ini bisa dipilih dari musuh‐musuhnya, yang meninggal kerana di santet, atau dari kalangan mereka sendiri. Korban dari kalangan mereka sendiri ini adalah para eksekutif Lippo.
Kenapa tidak orang sembarangan ? Karena salah satu syarat jadi tumbal ini adalah dengan mengetahui nama, tanggal lahir, dan foto korbannya. Jika terlalu sembarangan, maka beresiko terbongkar.

Sebagai bukti, cobalah telusuri pada para mantan pejabat lama Lippo sebelum berdirinya Siloam.

Coba cek,"Apakah benar bahwa tiap tahun ada karyawan Lippo yang meninggal tidak wajar"?

 
"Baik kerana sakit mendadak atau kecelakaan yang aneh."!

 
"Lalu kenapa saya katakan sebelum masa Siloam."?

Ini kerana setelah Siloam berdiri, Lippo tidak lagi mencari tumbal dari organisasinya, tapi dari orang sakit di Hospital.

Ini lebih aman, kerana toh adalah suatu kewajaran jika seseorang itu meninggal saat masuk ke hospital. Dan dengan menggunakan hospital ini, Mochtar bisa menumbalkan orang lebih banyak lagi.Sebanyak yang syaitan‐syaitannya inginkan.

<img src="The Lippo Way.jpg" alt="The Lippo Way ! By John[12]The End ">

Masih kurang percaya ? Perhatikan foto ini
Photo kiri atas adalah James Riady, kanan atas adalah Mochtar Riady.
Photo atas adalah Hospital Siloam Karawaci.

Ambil foto ini, atau search di google dan tanya pada orang Indigo, Praktisi Pranic Healing, Reiki, orang yang punya karunia berkomunikasi dengan dunia gaib.

Tanyakan pertanyaan ini. Benarkah tempat ini adalah tempat bagi kedua orang diatas itu mencari tumbal ?

Dengar jawabannya, dan buat kesimpulan sendiri.

Wallahua'lam Bissawab,
The End.
 
Courtesy To the Original Author; John.

Credit; Nelly Juliana FB

Share this: