The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS

The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS


<img src="The Lippo Way.jpg" alt=" The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS ">

<img src="The Lippo Way.jpg" alt=" The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS ">
Soedarjo & Sasongko Soedarjo.
Foto sebelah kiri
SASONGKO Soedarjo, dan Soedarjo pendiri Suara Pembaharuan. Sedangkan Sasongko Soedarjo adalah anaknya.
SASONGKO Soedarjo yang akrab dipanggil Koko, seorang pemimpin yang mengenal bawahan. Komisaris PT Media Interaksi Utama (PT MIU) penerbit Suara Pembaruan dan Presiden Komisaris PT Radio Pelita Kasih (RPK), kelahiran Solo pada tanggal 24 Juli 1948.
PHOTO:SASONGKO SOEDARJO (1948-2007)
Selama masa hidupnya, Sasongko adalah anggota Dewan Redaksi Suara Pembaruan, Presiden Komisaris PT Sinar Kasih, Komisaris PT Higina Alhadin (penerbit Kosmopolitan), pengurus Syarikat Penerbit Suratkabar (SPS), Presiden Direktur Medikaloka Health Center, dan Pengurus Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI), itu dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah akrab.

Sasongko Soedarjo terkenal di lingkungan Sinar Group sebagai orang yang datang paling pagi di kantor.
Dalam mengambil alih Media Suara Pembaharuan yang kini terkenal dengan Berita Satu-nya, pertama kali James Riyadi mengirim pembunuh untuk menghabisi Pak Soedarjo sang pendiri. Setelahnya barulah dia mendekati keluarga yang sedang dirundung duka itu untuk dibeli perusahaannya.

Logikanya, biasanya keluarga yang berduka lebih mudah menjual saham perusahaannya dengan berbagai alasan.Seperti kenangan orang yang meninggal,masalah waris, dan lain‐lain.

Siapa sangka, saat JR mau masuk dia mendapat perlawanan hebat dari Sasongko Soedarjo. Maka itu, dia(
Sasongko Soedarjo) juga ikut dihabisi.
BACA JUGA The Lippo Way !By John[10]DARK ATTACK ON VICTIMS

<img src="The Lippo Way.jpg" alt=" The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS ">
<img src="The Lippo Way.jpg" alt=" The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS ">

Orang‐orang disekitar kasus Bank Bali.

Yang pertama adalah Djaja Ramli(tiada fotonya), pendiri dari Bank Bali. Yang foto diatas adalah Rudy Ramli, pewaris pertama dari Bank Bali yang namanya sangat terkenal sekali di akhir tahun 90an.

Sementara yang kiri adalah Cacuk Sudarijanto, mantan ketua BPPN di era Gus Dur.

Yang pertama (Djaja Ramli) meninggal di tahun 1996. Yang tengah hidupnya dibuat susah dan semua bisnisnya dijegal. Sedangkan Cacuk Sudarijanto yang  dibunuh tahun 2000an awal kerana mau mengungkap kasus Bank Bali.

Saya tidak tahu persis apa yang terjadi dan apa hubungannya kasus Bank Bali dan Lippo Grup, tapi investigator saya yang mampu melacak pembunuhnya mengarahkan asal serangan dikirim oleh keluarga Lippo.

Ketiga orang ini diserang oleh James. Rudy Ramli katanya masih selamat kerana kebetulan badannya kuat dan memiliki penjagaan yang baik.

Ini menimbulkan tanda tanya besar bagi saya. Apakah Lippo adalah dalang sesungguhnya dari skandal Bank Bali ?
Semoga para pembaca bisa membantu menelusurinya kelak. Saya juga berharap jika Bapak Rudy Ramli membaca buku ini, beliau dapat memberikan klarifikasi publik yang mungkin belum kita ketahui sekarang.


<img src="The Lippo Way.jpg" alt=" The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS ">

Siti Fajiriah.

Sudah menjadi rahasia umum dikalangan pebisnis, terutama para bankir, bahwa Siti Fajiriah adalah salah satu pejabat BI(Bank Indonesia) paling kotor yang bisa dibeli.Dia rela mem-bypass aturan apapun demi bayaran yang sesuai
Dia juga dibunuh oleh James. Alasannya kenapa saya belum jelas. Tapi mengingat betapa kotornya pejabat ini,dan kemungkinan banyaknya rahasia yang dia pegang maka bisa jadi itu adalah alasannya.               
<img src="The Lippo Way.jpg" alt=" The Lippo Way !By John[11]DARK ATTACK ON VICTIMS ">
Robby Djohan.                                                              

Robby Djohan terkenal sebagai bankir tangan dingin yang berhasil memimpin merger Bank Mandiri. Sebelumnya beliau juga terkenal kerana berhasil membesarkan Bank Niaga, dari bank kecil menjadi bank skala nasional. Terlepas dari reputasinya yang gemilang, Robby Djohan bukanlah orang bersih. Dia terkenal sering menjalankan projek‐projek bersama Lippo.
Kenapa dia dibunuh ? Saya curiga kerana di masa tuanya dia tidak lagi mahu bermain kotor dan mahu pensiun. Mengingat banyaknya rahasia yang dia pegang,maka beliau menjadi sangat layak untuk dihabisi.  

TO BE CONTINUED... The Lippo Way !By John,Case of Matahari Department Store.                             

Share this: